PENATALAKSANAAN LUKA AKIBAT HEWAN LAUT


Ikan Hiu




Gigitan hiu benbentuk lengkungan luka akibat semua gigi: sebagian jaringan mungkin lepas, hilang atau teramputasi. Kematian sering terjadi karena syok akibat perdarahan hebat
Tatalaksana : Atasi syok dan hentikan perdarahan dengan menjepit sumber perdarahan atau dipasang balut tekan. Luka memerlukan penanganan di RS.




Ikan Pari dan Ikan Singa

Ikan pari dan ikan singa berbahaya karena sabetan ekor dan siripnya yang mengandung racun.
Gejala klinis : nyeri hebat yang tidak sebanding dengan beratnya luka. Jika tusukan mencapai 5-6 tempat bisa menimbulkan keracunan berat berupa sinkope, rasa lemah, mual, muntah, berkeringat, fasikulasi atau kejang otot.
Tatalaksana :
-       Luka dicuci dengan air garam dan robekan kulit yang teracuni dibersihkan
-     Luka direndam dengan air panas dengan suhu tertinggi yang tidak menimbulkan luka  bakar. Pada air perendam dapat ditambahkan asam encer, amoniak atau magnesium  sulfat.
-        Bila perlu dilakukan penjahitan luka
-        Pemberian ATS
-        Kombinasi atropin dan diazepam diberikan untuk mengatasi mual dan kejang.

Bulu babi

Bulu babi berbahaya karena duri yang panjang dan mudah patah jika disentuh kaki dan terinjak.
Tatalaksana :

Ujung duri yang tertinggal harus dikeluarkan secepat mungkin. Pengeluaran duri dapat dicoba dengan merendam luka dalam cairan cuka selama 1 jam, kemudian selama 30 menit empat kali sehari untuk 3 hari berturut-turut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gejala dan pengobatan vertigo akibat perubahan posisi (BPPV)

ASI EKSLUSIF

BAHAYA ROKOK